Tag Archives: pilihan internet satelit

Apa manfaat dari satelit VSAT?

Pada beberapa fakta bahwa satelit VSAT bekerja pada frekuensi Ku-Band dan Ka-Band dan C-Band adalah C-Band yang digunakan di Asia, Afrika, dan Amerika Latin karena iklim lokal lebih cocok untuk C-Band dengan konsekuensi bahwa antena yang lebih besar dibutuhkan daripada Ku-band dan Ka-band. Rahasianya adalah pita frekuensi C adalah satuan spektrum frekuensi yang pertama kali ditemukan dalam sistem komunikasi satelit. Pita frekuensi ini memiliki kekuatan 3,7 hingga 4,2 GHz untuk downlink dan 5,925 – 6,425 GHz untuk uplink. Frekuensi C-Band kecil dibandingkan dengan pita frekuensi terbaru seperti Ku-Band dan Ka-Band. Meski begitu, C-Band memiliki keunggulan utama dalam menghadapi cuaca buruk seperti hujan atau badai. VSAT C Band umumnya membutuhkan piringan satelit berdiameter lebih besar. Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut di https://www.mangoesky.com/home.

Biasanya, internet VSAT banyak digunakan dalam dunia bisnis dan perbankan, berikut adalah beberapa contoh penggunaan Internet VSAT seperti pertambangan dan energi, pertanian, perkebunan, kehutanan, pariwisata, pendidikan, rumah sakit, perusahaan manufaktur, dan lembaga pemerintah. Uniknya, internet satelit VSAT memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan internet yang menggunakan media transmisi lain seperti internet kabel atau bahkan radio microwave. Dalam hal biaya, sulit untuk membandingkan layanan internet satelit VSAT dengan layanan terestrial. Terestrial selalu mempertimbangkan jarak dan kapasitas sementara VSAT hanya memperhitungkan kapasitas, jauh dan dekat ke area yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel atau nirkabel. Selain itu, VSAT juga dapat menjangkau area geografis yang lebih luas, jaringan berbasis VSAT menyediakan solusi yang efisien, metode yang efektif biaya dan dapat diandalkan untuk mendistribusikan data ke sejumlah lokasi yang berbeda tanpa jarak.

Hal lain yang harus Anda ketahui adalah bahwa VSAT memiliki pita frekuensi C yang biasanya disebut C Band yang merupakan satuan spektrum frekuensi yang pertama kali ditemukan dalam sistem komunikasi satelit. Pita frekuensi ini memiliki kekuatan 3,7 hingga 4,2 GHz untuk downlink dan 5,925 – 6,425 GHz untuk uplink. Frekuensi pita C kecil dibandingkan dengan pita suara seperti Ka-Band atau Ku Band. Namun, C band memiliki keuntungan besar dalam menghadapi cuaca buruk seperti hujan dan badai. VSAT di C Band umumnya membutuhkan parabola yang lebih besar daripada VSAT Ku Band. Indonesia menggunakan banyak frekuensi C Band karena sangat cocok untuk digunakan dengan kondisi alam dan iklim tropis.